CARI APA,YA?

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Ayah

aku sayang Kamu..............

Sequa kalimat yang sang at biasa

Tapi memang baru kusadari bahwa aku memiliki seseorang yang sangat menyayangiku

Dengan semua kasih,perhatian,yang melindungi harga diriku ketika sebuah tirai kehidupan telah dibuka

Dan dia adalah kau,ayah…..

Ayah,aku telah berikrar dalam jiwa jinggaku untuk selalu mendekapmu dalam hari-harimu

Kau yang selalu ajarkanku kemandirian,untaian demi untaian kata yang buatku tegarr selalu kau selipkan ditengah2 risauku

Namu,semuanya tak ada yang abadi

Sering kali air mataku terurai,ketika kasihmu hilang sebentar saja

Ayah,aku tak bisa jauh darimu…..sungguh tak akan pernah bisa

Hingg DIA tlah menarik ulur nadimu nanti…..ayah

Kini aku sadar,bahwa selama ini aku tak menganggapmu ada,selama ini aku acuhkan kasihmu birumu

Aku janji,ayah…akan pikul tanggungjawabku dengan hormat pelangi

Selalu sayangimu,hingga nanti,hingga senja tlah sirna bersama mentari…….

Keluh Asmara

Sambil menyeberangi sepi
kupanggil namamu, wanitaku
Apakah kau tak mendengarku?
Malam yang berkeluh kesah
memeluk jiwaku yang payah
yang resah
kerna memberontak terhadap rumah
memberontak terhadap adat yang latah
dan akhirnya tergoda cakrawala.
Sia-sia kucari pancaran sinar matamu.
Ingin kuingat lagi bau tubuhmu
yang kini sudah kulupa.
Sia-sia
Tak ada yang bisa kujangkau
Sempurnalah kesepianku.
Angin pemberontakan
menyerang langit dan bumi.
Dan dua belas ekor serigala
muncul dari masa silam
merobek-robek hatiku yang celaka.

The dew was waiting for me .....

The dew was waiting for me .....

quiet morning paddle pat
sadly missed funny haru
dusk when bored waiting
a certainty still dependent

Dew it bothers me .......

Without hallucinations, dreams, and perceptions
Menggilaku now in the diary depression
Not love but loveability
Dew, Awake that we have each other

Empun it menghempasku ........

Bersingsut, rose, and left without saying goodbye
backtrack search opinions ink sky smile
my fingers rubbed glass globe
dew you just love that engraved on the

Rabu, 30 Juni 2010

Sebuah penantian


mengharapkan embun sepertimu

seperti mengubur persepsi dalam sendi belati

namun,kunang tlah mengenang

keheningan air mataku yang hilang

yang sanggup dekap lebih tenang

tentang ambisi,mimpi,dan kisah embun anggun sepertimu(kpt 1)

IBU yang Miris

Terhempas,merebahkan duka nestapa

Tak akan bisa beranjak darinya

Dari pangkuan ibu pertiwi nan asri

Disinilah tempatku bersaksi sunyi

Gedung-gedung pencakar langit dengan tatanan pelangi

Seakan meneduhkan sejenak nurani

dari halusinasi,dan mimpi akan kehangatan hayati

lewat angin malam dan kunang melayang

kutitipkan salam cerca kepada sang pengekang

sajak-sajak haru biruku

berintuisi seksi dalam sengsara abadi

wahai ibu yang subur,kapankah kau akan makmur

kami coba bersyukur,dengan darah berlumur,harapan yang hancur

tapi……negriku mlah tak pernah akur(ponorogo)